Kau sang bidadari yang suatu saat nanti mendampingi
Berharap puisi ini bisa kubacakan suatu saat nanti
Engkau yang masih dalam takdir Illahi
Menyemi dan mengarungi tuk mencari cinta sejati
Asa bisa datang kapan saja
Tapi aku yakin, enkau ada
dalam rencanaNya
Jauh atau dekat kau berada
Semoga tetap dalam perlindunganNya
Ada disaat ‘kapan kita dipertemukan?’
Ada juga ‘dimana kita saling pandang?’
Ini semua hanya dalam angan
Tapi aku yakin dan iman akan takdir Tuhan
Kapan dan dimana, itu urusan Tuhan
Usaha dan doa itu kewajiban Insan
Banyak pilihan utuk menjadi
jalan
Dan hanya satu yang menjadi
tujuan
Kamu bukan jutuan, tapi kebutuhan
Untuk menjadi teman menuju “TUJUAN”
Amir mahmudin
20/12/2019-12:35
am

No comments:
Post a Comment