Social Icons

Pages

Featured Posts

Wednesday, May 24, 2023

MULTI


Keinginan sebuah perubahan
Hanya fana, bohong terencana
Inginku begini, tapi nanti
Inginku begitu, tapi tunggu

Menanti yang belum terjadi
Menunggu yang belum tentu
Sebuah penghambat yang terpikirkan
Pikiran yang terbuai janji hayalan

"Nanti," tidak ada henti
"Mulai," butuh berani dan melawan diri
Katakan TIDAK untuk "NANTI"
Teriakkan yang lantang pada diri dan hati
Waktunya untuk MULAI!!!

Tuesday, December 22, 2020

DULUNYA SEKARANG

berbakti, itu dengan sikap dan tanggung jawab yang nyata, dulu

berbakti, itu dengan cakap dan cepat berstatus di maya, sekarang

Pembuktian, cukup satu orang dengan imbalan senyum, dulu

Pembuktian, harus terlihat banyak orang dengan imbalan kagum, sekarang

Mudah, itu berkawan dengan bergurau dan tukar pengalaman, dulu

Mudah, itu berkawan dengan media dan fasilitas nyaman, sekarang

Zaman “banyak yang kau tinggalkan dari ku,” dulu

Zaman “banyak yang meninggalkan karna ku,” sekarang

By

Amir Mahmudin

22/12/2020

Sunday, January 26, 2020

Jalan Kenangan (3 seconds)




Seperti jalan biasa

Sebagai media konektivitas bagi manusia

Menyambungkan 1 tempat ke tempat lainnya

Hanya kecil, dan yang lewat itu itu saja

Jalan yang telah banyak mempertemukan pasang mata

Sapa sudah tidak asing di telinga

Tapi tatap mata bisa beragam makna

Pemandangan dan bising ini sudah tidak asing lagi

Hingga datang 3 detik yang baru saja terjadi

Membuat merasa asing pada diri sendiri

3 detik yang merubah pandangan hidup tanpa disadari

Tuesday, December 31, 2019

2019


 Kata, liar bagai semburan
Api yang membakar Kehidupan
Nafas bersatu emosi
Penguasa hati

Dendam datang bagai Pahlawan
Hunusan Kata merenggut banyak Jiwa
Tuhan sebagai pembenarnya

Angin pemicu perang
Bisa di rasa, di dengar dan tidak dihadapan

Ambisi butuh berani
Kekuasaan butuh korban

Saya, Kami, melupakan Kita
Kamu, Kalian, pun sama

Tidak ada musuh pada Kursi
Hanya joke kecil jika bisa menikmati

Tidak harus teriak untuk menggertak
Just, carilah kata kunci diantara Cinta dan Benci untuk bertindak

by: Amir Mahmudin, 01,01,2020

Thursday, December 19, 2019

DAYDREAM



Kau sang bidadari yang suatu saat nanti mendampingi

Berharap puisi ini bisa kubacakan suatu saat nanti

Engkau yang masih dalam takdir Illahi

Menyemi dan mengarungi tuk mencari cinta sejati

Asa bisa datang kapan saja

Tapi aku yakin, enkau ada dalam rencanaNya

Jauh atau dekat kau berada

Semoga tetap dalam perlindunganNya

Ada disaat ‘kapan kita dipertemukan?’

Ada juga ‘dimana kita saling pandang?’

Ini semua hanya dalam angan

Tapi aku yakin dan iman akan takdir Tuhan

Kapan dan dimana, itu urusan Tuhan

Usaha dan doa itu kewajiban Insan

Banyak pilihan utuk menjadi jalan

Dan hanya satu yang menjadi tujuan

Kamu bukan jutuan, tapi kebutuhan

Untuk menjadi teman menuju “TUJUAN”

Amir mahmudin
20/12/2019-12:35 am







Wednesday, October 16, 2019

CINTA


Aku telah melewati masa itu

Masa dimana “Cinta” penguasa segalanya

Bahagia, semangat, emosi, inspirasi

Ketika keindahan tidak harus berwujud

Ketika pandangan mengalihkan perasaan

Ketika senyuman menggetarkan seluruh badan

Senyum yang tak terduga datang dan tangis yang tak diundang

Aku melewati itu, dengan sadar aku lewati

Perbudakan perasaan yang banyak dialami kaum setiawan

Curahan pena dan teman tidak pernah melegakan

Hingga tersadar ketika tagihan datang

Sadar, hidup bukan untuk memikirkan satu orang

Bukan untuk meratapi kebahagiaan orang

Bukan untuk membalas kejahatan orang

Alangkah banyaknya Cinta-Cinta yang terlupakan oleh satu Cinta

Alangkah kejam dan memalukan apa yang kita lakukan

Kita tersadar lagi ketika “Yah, minta uang jajan”


Amir Mahmudin
16/10/2019, 22:17




 
Blogger Templates